Jember, Kuytanda.com l Jember, Senin, 2/6/2025, salah satu usaha selep daging yang suaranya dianggap mengganggu di laporkan lewat program Wadul Guse oleh tetangganya. Berlokasi di Jl. Kaliwining dusun Curahancar RT 001 RW 012 desa Rambipuji kecamatan Rambipuji Kabupaten Jember.
Kronologi pelaporan Dilihat dari data laporan Wadul Guse, Yudi warga Curahancar ijin melaporkan usaha daging yang berada beberapa meter dari rumahnya. Adapun isi dari laporan tersebut beliau merasa terganggu, selain suara mesin yang sangat bising juga sampah plastik dari bungkus bahan baku dibakar di dekat rumahnya, yang mengakibatkan asap masuk ke dalam rumah.
Beliau menghimbau kepada instansi terkait untuk sekiranya bisa memberikan solusi terbaik supaya jalannya laporan wadul Guse memberikan kenyamanan kepada pemilik selep daging yang ada di pemukiman warga sekitar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasun curahancar Sutrisno menyampaikan bahwa permasalahan ini cukup lama tapi baru hari ini bisa dikatakan serius dengan adanya laporan lewat wadul Guse. Dengan laporan tersebut Kasun langsung mendatangi rumah pelapor beberapa kali, tetapi rumahnya selalu tertutup dan tidak ada di rumahnya, ucapnya.
Sampai berita ini dimuat pelapor masih belum bisa di konfirmasi. Mudah-mudahan pelapor bisa duduk bersama supaya cepat selesai permasalahan ini. Kami berharap ada solusi terbaik untuk kedua belah pihak, intinya kedua belak pihak bisa menyelesaikan dengan baik-baik untuk kepentingan bersama, ujar kasun.
Edi selaku pemilik selep daging menjelaskan bahwasannya usaha selep daging ini untuk kebutuhan hidup keluarga, kami masyarakat kecil cuma punya usaha ini yang bisa kami lakukan. Kebetulan dapat nyewa di tempat ini bersama pedagang yang lainnya, tegasnya.
Dimana saya sewa selama 10 tahun dan ini masih berjalan setahun lebih. Selama ini tidak ada komplin dari warga, kalau memang ada saya siap untuk di musyawarahkan kalau memang ada warga yang kurang setuju dengan usaha saya yang sudah di laporkan ke Gus Bupati.
Masih menurut Edi bahwa kalau masih ada hal yang perlu kita perbaiki kami akan perbaiki sesuai prosedur. Biar pelapor tidak merasa terganggu, kalau sampai kami disuruh pindah mau pindah kemana. Dikarenakan cuma ditempat ini kami bisa mencari sesuap nasi untuk mencukupi kebutuhan keluarga kami, apabila ada solusi yang terbaik berilah kami solusi untuk usaha saya, tegasnya.
Camat Rambipuji Djoni Nurtjahjanto SH , saat di konfirmasi oleh awak media menyampaikan bahwa dia membenarkan kalau ada laporan ke Wadul Guse dimana ada warga curahancar atas nama Yudi melaporkan usaha selep daging yang dekat dengan rumahnya. Isi laporan beliau merasa terganggu dengan suara bising mesin selep daging dan pembakaran sampah plastik.²
Dalam hal ini kami langsung turun tangan dengan memberitahukan kepada sekdes Rambipuji supaya menindak lanjuti perihal laporan ini.Kedua belah pihak sekiranya bisa mediasi bersama.
Kami akan berusaha secepatnya untuk bisa mempertemukan kedua belah pihak. Dikarenakan selep beroperasi mulai pukul 05.00 sampai dengan 10.00 WIB. Sedangkan pelapor sendiri semuanya bekerja otomatis pulangnya diperkirakan sore hari.
Kami sudah meminta kepada pihak desa sekiranya bisa secepatnya mengadakan mediasi kepada kedua belah pihak untuk menyelesaikan dengan baik duduk permasalahan.
Semoga dalam waktu 1sampai 2 hari ini kedua belah pihak bisa dipertemukan. Dan bisa menyelesaikan permasalahan ini dengan bijaksana. Tegas Djoni Nurtjahjono SH ( wito)







