PJS Jatim Kecam Keras Aksi Anarkis dan Perusakan Cagar Budaya

Senin, 1 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuytanda.com l SURABAYA, – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Jawa Timur, M. Markus, menyatakan keprihatinan yang mendalam
dan menyayangkan terhadap maraknya aksi anarkis dan perusakan cagar budaya yang terjadi di beberapa wilayah di Jawa Timur.

Menurut Markus, aksi yang tidak bertanggung jawab ini tidak hanya terjadi di Surabaya, tetapi juga tercatat di sejumlah daerah seperti Malang, Kediri, Blitar, dan wilayah lainnya.

Ia menegaskan bahwa pelaku aksi perusakan ini mengatasnamakan pendemo, namun memiliki tujuan yang menyimpang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sangat menyedihkan karena ulah mereka yang mengatasnamakan pendemo namun bertujuan hanya merusak dan anarkis di lokasi,” ujar Markus dalam pernyataannya yang diterima redaksi, pada Minggu Selasa (31/08).

Markus mengingatkan semua pihak, khususnya oknum-oknum tertentu dalam aksi unjuk rasa, untuk menyadari esensi dari demonstrasi yang sesungguhnya. Peserta demonstrasi, tegasnya, hadir untuk menyampaikan aspirasi masyarakat, bukan untuk berkonfrontasi dengan aparat.

“Sadarlah para oknum, bahwa peserta demo adalah menyampaikan aspirasi masyarakat bukan musuh polisi,” serunya.

Di sisi lain, pihaknya juga mengajak semua elemen untuk memahami peran kepolisian di lapangan. Rekan-rekan polisi, kata dia, bertugas untuk menjaga ketertiban dan mencegah kekacauan sesuai dengan perintah yang berlaku.

“Begitu juga harus sadar bahwa rekan-rekan Polisi yang menjalankan tugas di lapangan sesuai dengan perintah dan menertibkan agar tidak anarkis,” imbuhnya.

Oleh karena itu, Markus menyerukan agar semua pihak dapat menjaga fokus pada penyampaian aspirasi.

Insiden dan kekerasan, lanjutnya, hanya akan menciptakan masalah baru dan justru mengaburkan tujuan utama dari diselenggarakannya demonstrasi.

“Maka fokus saja ke aspirasi yang disampaikan jangan sampai dengan insiden yang terjadi menambah masalah baru dan terabaikan tujuan inti dari demonstrasi,” pungkasnya.

Pihaknya juga berharap, semua elemen dapat meredam tensi dan mencegah terulangnya kembali aksi-aksi vandalisme yang merugikan, merusak fasilitas umum, dan terutama merusak warisan sejarah dan budaya bangsa. (Red)

Berita Terkait

Polres dan Cabdin Pendidikan Jember Gelar Seminar Gali Potensi dan Prestasi Siswa SMA, SMK, MA
Tim DVI Polda Jatim Berhasil Identifikasi 53 Korban Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo
Bupati Jember Gus Fawait Raih “Mohamad Syafei Awards” 2025, Bukti Komitmen Nyata dalam Transformasi Pendidikan Daerah
Tim DVI Polda Jatim Telah Berhasil Identifikasi 50 Jenazah Santri Al-Khoziny Sidoarjo
Polda Jatim Serahkan 3 Jenazah Santri Ponpes Al Khoziny ke Keluarga
Polda Jatim Sampaikan Perkembangan Identifikasi Korban Robohnya Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo
Itwasda Polda Jatim Lakukan Pengawasan SPPG Polres Gresik Pastikan Kualitas dan Kebersihan MBG
Polres Jember Bongkar Jaringan Narkoba 15 Tersangka Diamankan, Modus “Ranjau” Terkuak
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Oktober 2025 - 20:23

Polres dan Cabdin Pendidikan Jember Gelar Seminar Gali Potensi dan Prestasi Siswa SMA, SMK, MA

Selasa, 14 Oktober 2025 - 10:04

Tim DVI Polda Jatim Berhasil Identifikasi 53 Korban Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo

Minggu, 12 Oktober 2025 - 20:27

Bupati Jember Gus Fawait Raih “Mohamad Syafei Awards” 2025, Bukti Komitmen Nyata dalam Transformasi Pendidikan Daerah

Minggu, 12 Oktober 2025 - 10:40

Tim DVI Polda Jatim Telah Berhasil Identifikasi 50 Jenazah Santri Al-Khoziny Sidoarjo

Minggu, 5 Oktober 2025 - 21:43

Polda Jatim Serahkan 3 Jenazah Santri Ponpes Al Khoziny ke Keluarga

Berita Terbaru

Internasional

Selamat Jalan Saleh, Syurga Firdaus Tempatmu

Selasa, 14 Okt 2025 - 08:02